Senam Lantai: Penjelasan Lengkap Dan Rinciannya

Senam Lantai: Penjelasan Lengkap Dan Rinciannya

Dari banyaknya macam olahraga yang sering dilakukan dalam rangka untuk menjaga dan melatih kebugaran tubuh, ada olahraga senam lantai yang menjadi salah satu pilihan.

Senam jenis ini merupakan salah satu jenis dari senam yang mudah sekali dilakukan dan juga tidak membutuhkan alat bantu.

Ada berbagai macam jenis dan juga gerakan dari senam lantaiuntuk melatih masing-masing bagian tubuh.

Berikut informasi mengenai pengertian, jenis, manfaat, tujuan, unsur, dan juga beberapa peraturan yang terdapat pada senam lantai.

Pengertian Senam Lantai

Senam Lantai: Penjelasan Lengkap Dan Rinciannya

Senam lantai merupakan jenis senam yang dilakukan di atas matras. Kadang, senam jenis ini disebut dengan latihan bebas karena gerakannya yang dilakukan tanpa menggunakan alat-alat khusus.

Ingin lebih detail belajar tentang materi senam? Silakan kunjungi onoini.com

Jenis senam yang satu ini bisa dibilang perpaduan senam artistik yang memadukan keterampilan tubuh yang memperlihatkan keluwesan, keindahan, kekuatan, dan kelenturan.

Jika dilakukan pertandingan senam lantai, seorang atlet senam lantai menggunakan berbagai macam gerak tubuh diantaranya melenting, rol, salto, meroda, jatuhan, dan juga gerakan-gerakan lainnya dengan menggunakan ekspresi.

Istilah senam lantai muncul karena pada jenis senam ini tidak memerlukan peralatan bantu dan hanya memerlukan matras dimana matras tersebut digunakan sebagai pengaman dan bukan sebagai alat.

Dalam senam jenis ini, yang dibutuhkan merupakan keterampilan olah tubuh yang dasar dan dilakukan di atas permukaan lantai (permukaan yang datar)

Jenis-Jenis Senam Lantai

Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya bahwa senam jenis ini memiliki bentuk yang tidak terbatas, hal ini menyebabkan jenis-jenis senam ini menjadi banyak dan juga sangat beragam. Berikut kami jelaskan jenis-jenisnya, di antara lainnya adalah:

Sikap Lilin

Gerakan sikap lilin ini merupakan jenis gerakan yang dilakukan di atas matras. Kaki di angkat tegak dan membentuk garis lurus sementara tangan menopang bobot badan dengan memegang pinggul dan kepala berada di bawah.

Gerakan ini disebut sikap lilin karena jika gerakan ini dilakukan akan membentuk menyerupai dengan lilin. Gerakan ini dilakukan dengan tujuan untuk melatih keseimbangan tubuh.

Sikap Kayang

Gerakan ini merupakan gerakan yang dilakukan saat tangan dan kaki bertumpu kepada matras dengan posisi tubuh yang berbalik dimana panggul dan juga perut diangkat ke atas dan tubuh juga meregang.

Sikap kayang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kelenturan dari tubuh terutama bagian otot perut, otot kaki, otot bahu, otot tangan, dan juga pada otot pinggang. Untuk melakukan gerakan ini, ada 2 teknik yang berbeda yaitu awalan berdiri dan awalan tidur.

Headstand

Gerakan ini merupakan gerakan dimana posisi kepala berada di bawah dan tangan menjadi tumpuan untuk dapat menopang badan dengan membentuk segitiga. Gerakan headstand ini memerlukan konsentrasi dan juga koordinasi tubuh yang tinggi.

Handstand

Gerakan handstand merupakan posisi saat berdiri tangan berada di bawah dan kaki lurus ke atas serta memanfaatkan kedua tangan untuk menopang bobot dari badan. Untuk dapat melakukan gerakan handstand ini, dibutuhkan keseimbangan yang sangat tinggi.

RolDepan atau Forward Roll

Anda pasti saja sudah mengetahui gerakan rol depan ini karena gerakan ini sangat terkenal. Sesuai dengan namanya, pada gerakan ini kita harus berguling ke arah depan dengan menggunakan bagian belakang dari badan kita, misalnya tengkuk, punggung, pinggang, dan panggul bagian belakang

RolBelakang atau Back Roll

Gerakan back roll ini merupakan kebalikan dari gerakan forward roll. Jika pada rol depan kita bergerak ke arah depan, pada rol belakang ini kita bergerak ke arah belakang namun masih menggunakan bagian belakang badan yaitu panggul, pinggang, punggung, dan juga tengkuk secara berturut-turut

Meroda Atau Cart Wheel

Pada gerakan cart wheel ini, kita akan bergerak ke arah samping dengan bertumpu pada kedua tangan di bawah sedangkan kaki di atas terbuka lebar.

Gerakan ini bisa dilakukan ke arah kiri maupun kanan. Jenis gerakan ini membutuhkan koordinasi tubuh yang baik dan juga kekuatan tubuh bagian atas (tangan) yang cukup.

Peraturan Senam Lantai

Dalam pertandingan senam lantai ini, ada aturan yang berlaku yang sangat sederhana, yaitu atlet tidak boleh keluar dari arena pertandingan sampai atlet tersebut menyelesaikan penampilannya. Apabila ada bagian tubuh dari atlet tersebut (misalnya kaki atau tangan) yang keluar walaupun sedikit, wasit akan memberikan bendera merah kemudian skor dari atlet tersebut akan dikurangi.

Selain aturan tersebut, jika atlet kurang atau tidak dapat melakukan gerakan tertentu dengan sempurna, atau sang atlet mengalami ketidakseimbangan meskipun hanya sedikit saja misalnya oleng, maka skor dari atlet tersebut akan dikurangi.

Pertandingan senam jenis ini pada dasarnya dihadirkan dalam penampilan lalu kemudian juri akan memberikan skor atau nilai terhadap atlet, dimana atlet yang memiliki skor tertinggi kemudian akan menjadi pemenangnya.

Manfaat Senam Lantai

Ada banyak hal yang menjadi manfaat dari senam jenis ini, di antaranya adalah:

  1. Menjaga kesehatan tubuh
  2. Memperbaiki bentuk tubuh sehingga menjadi proporsional
  3. Mengurangi berat badan
  4. Membuat tubuh menjadi lentur
  5. Menambah tinggi badan
  6. Membantu dalam pertumbuhan dan juga peningkatan kekuatan tulang
  7. Meningkatkan tingkat percaya diri dari seorang atlet
  8. Membantu untuk merangsang sel-sel pertumbuhan
  9. Melatih kelincahan badan
  10. Melatih kesehatan jantung sehingga dapat bergerak secara kuat dan juga secara teratur
  11. Memelihara kesegaran dan juga kebugaran dari tubuh

Tujuan Senam Lantai

Olahraga senam jenis ini memiliki tujuan untuk melampaui batasan tubuh kita. Mengapa ?karena gerakan-gerakan yang terdapat dalam senam jenis ini sangat menantang dan memerlukan kemampuan olah tubuh yang tinggi. Selain itu, dengan melakukan senam ini akan memperbaiki postur tubuh sehingga tubuh akan menjadi lebih tegap dan juga seksi.

Unsur-Unsur Gerakan Senam Lantai

Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, ada beberapa unsur yang ada pada senam ini, di antaranya adalah:

Unsur Kekuatan

Beberapa gerakan pada senam yang dilakukan di lantai ini hanya bisa dilakukan jika sang atlet kuat, misalnya menopang beban tubuhnya sendiri

Unsur Keindahan

Unsur keindahan dari senam ini tumbuh melalui membuat berbagai macam variasi gerakan yang digunakan. Gerakan yang digunakan bisa berasal dari berbagai disiplin tari dan juga akrobat

Unsur Keberanian

Atlet yang melakukan senam jenis ini tentu saja memerlukan keberanian tersendiri, karena beberapa jenis gerakan dalam senam ini merupakan gerakan ekstrem dimana sang atlet harus tetap menjaga keindahan, keseimbangan, dan juga keluwesan dari gerakannya terlepas dari berapa susahnya gerakan tersebut.

Unsur Kelenturan

Untuk melakukan beberapa gerakan seperti salto, meroda, rol depan, rol belakang, dan masih banyak lagi gerakan lainnya, tubuh sang atlet harus lentur atau mempunyai fleksibilitas yang tinggi agar gerakan yang dilakukan tersebut menjadi indah dan estetis.

Unsur Keseimbangan

Tanpa adanya keseimbangan yang baik, atlet yang melakukan senam jenis ini akan jatuh sebelum melompat atau melakukan kesalahan-kesalahan yang lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *